Mitsubishi Expander
Mitsubishi Akan Kalahkan Toyota?
Februari 20, 2018
oseng-oseng-mercon-bu-narti
Menikmati Oseng-Oseng Mercon Bu Narti
Februari 23, 2018
Show all

Menikmati Gudeg Pawon

Yogyakarta adalah rumah dari makanan tradisional bernama gudeg. makanan tradisional yang satu ini telah menjadi ikon khas kota ini. Banyak tempat yang menyajikan gudeg sebagai menu utama, mulai dari restoran bintang lima hingga pedagang kaki lima. Jika kamu bertanya, gudeg yang mana paling enak maka jawabannya adalah bingung. karena setiap tempat memiliki cita rasa tersendiri.

seperti halnya gudeg pawon, jika kamu terlambat mengantri maka kamu tidak akan mendapat kesempatan untuk mencicipi gudeg yang satu ini.

Warung gudeg yang didirikan oleh Prapto Widarso sejak tahun 1958 ini awal mulanya berjualan di Pasar Sentul, Yogyakarta. Gudeg ini buka pukul 3 dini hari untuk memanjakan perut para pedagang di pasar sebelum mereka mulai berjualan.

gudeg pawon

Gudeg Pawon. foto: gudeg.net

seiring berjalannya waktu, para penikmat Gudeg Pawon ini justru semakin banyak. bahkan membuat antrian yang cukup panjang di komplek Pasar Sentul. Tak berhenti sampai situ saja, bahkan pelanggan dari Gudeg Pawon ini sampai rela datang langsung ke rumah pemiliki Gudeg Pawon ini.

Tapi kini Gudeg Pawon tak lagi buka dini hari, jam bukanya berubah menjadi pukul 22.00 WIB, dikarenakan semakin membludagnya pelanggan. Tak hanya itu, lokasi jualan Gudeg Pawon juga kini sudah berpindah ke Jl. Prof. DR Soepomo, Janturan Umbulharjo, Yogyakarta.

Untuk pengolahannya, Gudeg Pawon menggunakan tungku dan kayu bakar saat proses memasak. menurut pemiliknya, jika proses memasak gudeg dilakukan dengan alat selain itu maka cita rasa yang dihasilkan akan berbeda.

baca juga: Menikmati Legitnya Mamahke Jogja Cake

Semakin tenarnya Gudeg Pawon membuat para pecinta kuliner datang berbondong-bondong untuk dapat menikmati makanan khas Jogja yang satu ini. Hal itu menyebabkan semakin panjangnya antrian pengunjung Gudeg Pawon, bahkan sebelum jam buka. Bahkan ada beberapa pengunjung yang rela menunggu sejak pukul 20.00 WIB, padahal jam bukanya adalah pukul 22.00 WIB. Tapi apa yang dilakukan sebagian pelanggan Gudeg Pawon itu bukan tanpa alasan, sebab jika tidak melakukan hal yang sedemikian rupa, bisa jadi mereka tidak mendapat kesempatan untuk menikmati sepiring Guded Pawon yang sudah menjadi legenda itu.

Comments are closed.

07:06