Wisata Jogja
Pertama Kali ke Jogja? Jangan Lewatkan 5 Hal Ini!
Januari 31, 2018
Mangut Lele
Mencicipi Mangut Lele Mbah Marto
Februari 3, 2018
Show all

Berani Coba Sate Petir Pak Nano?

Sate Petir

Jogja memang sudah lama menjadi destinasi wisata idaman untuk banyak orang. Banyak hal menarik yang membuat wisatawan jatuh cinta dengan jogja. Salah satunya adalah kulinernya, di Jogja terdapat banyak sekali makanan yang harus di coba jika kamu berkunjung ke Jogja.

Kalau kamu penggemar makanan pedas, rekomendasi dari wira tour yang satu ini bisa menjadi pilihan kuliner yang tepat.

Warung makan yang berlokasi di Jalan Ring Road Selatan ini menyediakan menu sate kambing dengan rasa yang super pedas. Warung sate milik Pak Nano ini lebih dikenal dengan sate petir karena rasa pedasnya.

Sate kambing yang disediakan di warung ini sebenarnya sama saja dengan warung sate kebanyakan. Dibakar dengan arang kemudian disajikan dengan sambal kecap, yang membedakannya adalah irisan cabe yang jumlahnya tidak lazim sehingga membuat rasanya sangat pedas. Itulah alasan mengapa sate kambing ini dikenal dengan sate petir.

Selain irisan cabai, juga terdapat irisan tomat, bawang merah dan kubis di dalam sambal kecap tersebut. serta yang tak biasa juga ditemui irisan daun jeruk. Tekstur daging kambing yang empuk, pedasnya cabai dipadu dengan irisan daun jeruk.

Menurut Pak Nano, usahanya ini dimulai sejak tahun 1984. Sebelum berpindah di tempat sekarang, sebelumnya Pak Nano berjualan di kawasan patang puluhan.

Pak Nano mengaku memperoleh keahlian mengolah daging kambing dari bapak dan kakeknya. “Dulu Simbah dan Bapak juga berjualan sate”, kenangnya.

Selain sate, di warung makan Pak Nano pengunjung juga bisa memesan berbagai macam olahan sate kambing seperti tongseng, tengkleng, gulai dan nasi goreng. Selain sate, tongseng merupakan menu yang paling banyak di pesan.

Meskipun menawarkan menu super pedas, pengunjung juga bisa memilih tingkat kepedasannya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pemberian nama pada setiap level juga cukup unik dari level PAUD hingga level professor.

Pak Nano menjamin tingkat kepedasan makanannya akan tetap terjamin walaupun harga cabai meroket. Menurutnya itu adalah bagian dari resiko pedagang makanan pedas.

Sedangkan ketika disingggung mengenai nama “Sate Petir”, menurut Pak Nano itu adalah pemberian pengunjung karena tingkat kepedasannya.

Warung sate petir Pak Nano buka mulai pukul 12.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB atau bisa lebih cepat jika dagangannya sudah habis.

Untuk satu porsi sate petir dibandrol dengan harga Rp20.000. Kamu wajib mencoba kuliner pedas yang satu ini jika berkunjung ke Jogja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12:00
%d blogger menyukai ini: